Merasa Dikebiri, DPD Gugat UU MD3

 

Merasa Dikebiri, DPD Gugat UU MD3

Catur Nugroho Saputra – Okezone
Senin, 24 September 2012 19:05 wib

 

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang perdana gugatan uji materi UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) serta UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (PPP).

DPD yang merasa kewenangannya telah dikebiri melalui kuasa hukumnya, Todung Mulya Lubis, meminta MK membatalkan 11 Pasal yang terdapat di UU MD3 dan 12 Pasal UU PPP. Hal itu dianggap bertentangan dengan hak konstitusional DPD dalam menjalankan kewenangannya.

“UU ini mereduksi kewenangan DPD karena tidak mengikutsertakan DPD mulai dari pembahasan RUU hingga penyetujuan RUU. DPD sama sekali ditinggalkan, padahal RUU yang dibahas itu menyangkut kewenangan DPD seperti otonomi daerah, hubungan pemerintahan pusat dan daerah, hingga pertimbangan keuangan pusat dan daerah, ini kewenangan yang dijamin dalam UUD 1945 tapi DPD malah tidak terlibat,” ujar Todung di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2012).

Todung mengatakan, dalam pengajuan gugatan itu, DPD meminta MK untuk mempertegas kewenangan dan tugasnya sebagai lembaga perwakilan daerah yang berkedudukan di pusat.

Ketidakikutsertaan DPD dalam perancangan hingga pengesahan ini, kata dia, merupakan sebuah pelanggaran konstitusional terhadap DPD. Padahal di dalam UUD 1945, DPD mendapatkan mandat untuk mewakili kepentingan daerah.

“Kalau ini diabaikan, maka aspirasi rakyat di daerah jadi tidak bisa diakomodir,” ujarnya. Todung menegaskan, pengujian UU MD3 dan PPP ini murni untuk mengembalikan kewenangan DPR yang terjamin dalam Pasal 28D ayat 1 dan 2 UUD 1945.

“Dalam UU MD3 dan UU PPP ini memang dalam beberapa pasalnya mencantumkan kewenangan DPD. Namun, beberapa Pasal dalam UU ini kami anggap telah mengebiri kewenangan DPD. Kami meminta MK untuk mengoreksi kesalahan tafsir konstitusionalnya,” tambah pengacara senior ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s