Diduga Memeras, Petugas Imigrasi Bali Dinonaktifkan

Diduga Memeras, Petugas Imigrasi Bali Dinonaktifkan

Rohmat – Okezone
Rabu, 7 Maret 2012 18:35 wib
    Email
Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali (Foto: keyrobima.blogspot.com)

Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali (Foto: keyrobima.blogspot.com)

DENPASAR– RE (28), seorang petugas Imigrasi Bandar Udara Ngurah Rai, Bali yang diduga melakukan pemerasan terhadap Taylor Kitsch, aktor Hollywood, telah dinonaktifkan guna memudahkan jalannya pemeriksaan.

“Saat ini RE, yang bertugas sebagai staf bagian pemeriksaan imigrasi tersebut, sudah ditarik ke Kantor Imigrasi, Tuban, Badung,” jelas Adnyana, kepada wartawan, Rabu (7/3/2012).

Setelah tersandung kasus tersebut, kini status RE disitirahatkan dari tugasnya alias dinonaktifkan. Dari pemeriksaan sementara yang berlangsung tertutup itu, RE membantah telah melakukan pemerasan terhadap wisatawan asal negeri Paman Sam yang akan syuting di NTT.

Hasil pemeriksaan sementara, diduga peristiwa tersebut hanyalah salah paham dan tidak ada unsur pemerasan. Saat ini yang bersangkutan masih diperiksa tiga orang anggota tim Tim Inspektorat Jendral Kementerian Hukum dan HAM.

Dikatakan Adnyana, RE mengaku hanya memuji kecanggihan handphone milik aktor tersebut saat diperiksa di ruangan Imgrasi karena halaman paspor milik Taylor penuh.

Seperti diketahui, peristiwa tersebut terjadi 1 Februari lalu. Saat itu aktor Hollywood tersebut tiba di Bandara Ngurah Rai dengan pesawat komersial biasa.

“Dia kemudian melewati pemeriksaan petugas imigrasi dan oleh RE diminta menunjukkan paspor. Ketika hendak distempel, halaman buku paspor tersebut penuh dan tidak ada tempat lagi,” paparnya.

Selanjutnya, RE melakukan wawancara terhadap Kitsch dan terjadilah dialog yang menurut si aktor RE berusaha melakukan pemerasan.

RE menanyakan aktor tersebut apa tujuannya ke Indonesia. Kitsch mengaku aktor Hollywood sembari menunjukkan iphone yang memutar film yang dibintangi.

Usai ditunjukkan video dalam iphone, RE berkomentar memuji kecanggihan Iphone tersebut.

Diduga komentar RE itulah yang memancing Kitsch tersinggung dan menyangka RE bermaksud ingin memiliki iphone seperti milik si aktor. “Perkara ini masih kami dalami,” ujar Adnyana.

Meski dugaan awal tidak bersalah, namun Adnyana enggan buru-buru mengambil kesimpulan. Pasalnya, jika hasil pemeriksaan terhadap RE dinyatakan terbukti bersalah, maka Kemenkum HAM bakal menjatuhkan sanksi sesuai dengan PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Belajar dari kasus ini, kami berharap jangan sampai petugas mengucapkan hal-hal yang tidak perlu diucapkan,” tutupnya.
(kem)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s