Suparwono Manusia Tertinggi

Suparwono Manusia Tertinggi

Suparwono, Manusia tertinggi di Indonesia, yang dikabarkan juga menjadi yang tertinggi di dunia (awalnya dilaporkan tingginya mencapai 270 cm) ternyata bukan merupakan yang tertinggi di dunia!

Sore tadi, MURI menyerahkan piagam Rekor MURI kepada Suparwono sebagai manusia tertinggi di Indonesia. Sayangnya setelah sebelumnya diukur, tinggi Suparwono hanya mencapai 242 cm. Sehingga membuat ia belum layak untuk di anugerahi sebagai Manusia tertinggi di Dunia!

Namun demikian, Jaya Suprana mengatakan bahwa bukan tidak mungkin tinggi suparwono akan terus bertambah seiring dengan penyakit yang dideritanya dan umurnya yang saat ini baru berumur 24 Tahun, sehingga bisa jadi Suparwono akan menjadi yang tertinggi di dunia dalam 5 tahun kedepan.

Saat ini menurut catatan Muri, Suparwono baru menduduki peringkat ke-3 manusia tertinggi di Dunia!

* Tulisan ini juga saya muat di Kaskus

JAKARTA, RABU – Matahari mulai menunjukkan peningkatan aktivitas dan dapat memicu badai yang bisa menyebabkan gangguan terhadap alat-alat elektronika, radar, satelit, dan jaringan telekomunikasi. Sebuah bintik hitam baru yang dapat tumbuh menjadi pusat terbentuknya badai energi berkekuatan besar terdeteksi di permukaan Matahari.

NOAA mendeteksi bintik hitam tersebut di belahan utara Matahari. Bintik hitam terbaru yang terdeteksi NOAA sejak melakukan pengamatan intensif 5 Januari 1972 itu diidentifikasi sebagai #10.981.

Bintik hitam merupakan daerah di permukaan Matahari yang mempunyai suhu lebih rendah daripada daerah sekitarnya. Hal tersebut menyebabkan wilayah bertekanan tinggi yang memicu gejolak energi berkekuatan besar dan jika terus meningkat akan melepaskan energinya dalam bentuk badai gelombang elektromagnetik.

“Dalam hal ini, ini adalah awal badai Matahari yang akan meningkat secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Douglas Biesecker, pakar dari Space Weather Prediction Center (SWPC), National Oceanic and Atmospheric Association (NOAA). Munculnya bintik hitam merupakan pertanda dimulainya siklus peningkatan aktivitas Matahari.

Peningkatan aktivitas Matahari mengalami siklus 11 tahunan yang diperkirakan akan kembali memasuki periode puncaknya tahun ini. Sejak April 2007, NOAA sudah merilis prediksi bahwa dimulainya puncak aktivitas Matahari yang diberi nama Solar Cycle 24 sekitar Maret 2008, maju atau mundur enam bulan.

Saat terjadi badai Matahari, partikel-partikel bermuatan listrik akan dipancarkan Matahari ke segala arah dan bisa mencapai Bumi sebagai badai gelombang elektromagnetik. Peristiwa tersebut dapat merusak rangkaian listrik, di satelit, jaringan telekomunikasi, jaringan listrik, dan membahayakan astronot di antariksa.

Bisa dibayangkan bagaimana jika sistem telekomunikasi, listrik, dan navigasi global positioning system (GPS) lumpuh karena sarana utama pendukungnya mati. Mesin ATM tidak berfungsi, jaringan seluler mati, dan penerbangan berhenti. Badai Matahari bisa menghambat aktivitas manusia di hampir seluruh penjuru dunia.(NOAA)

originally posted by kompas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s