Data Center Tidak Harus Terlalu Dingin’

Data Center Tidak Harus Terlalu Dingin’
Trisno Heriyanto – detikinet

Browser anda tidak mendukung iFrame

ilustrasi (ist)

Cisarua, Bogor – Sebagai perusahaan yang kerap bergelut dengan media penyimpanan, wajar rasanya jika NetApp memiliki beberapa data center di berbagai wilayah. Meski demikian, mereka mengklaim data center tersebut ramah lingkungan.

Untuk menciptakan data center yang ‘sehat’ tentunya harus didukung dengan sarana yang memadai, misalnya saja sistem pendingan yang cukup dan tidak berlebihan.

“Saya sering lihat tuh, orang masuk data center dengan jaket tebal kerena memang kondisinya sangat dingin. Kondisi seperti itu sebenarnya tidak perlu,” ujar Steven Law, Country Manager NetApp untuk Indonesia dan Filipina.

Menurut Steven, hal itu sebenarnya tidak diperlukan. Selain akan lebih boros daya karena harus menekan suhu ruangan sedingin mungkin, hal tersebut juga tidak efiesien.

“Harusnya yang diperhatikan itu adalah distribusi dingin yang merata,” tambah Steven, di The Pinewood, Cisarua, Bogor Jumat (17/2/2012).

Nah itulah salah satu faktor yang membuat data center NetApp lebih hemat daya dari lainnya.

“Tiap data center kami menghabiskan sekitar 4 megawatt. Paling kecil dari yang lain,” tandas Steven.

Hingga kini data center NetApp tersebar di 5 negara di seluruh dunia, termasuk di Singapura dan India yang digunakan untuk melayani para penggunanya di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s